Perusahaan Ruang Angkasa AS Beli 60 Mesin Roket dari Rusia

roketrusiaBeritaPrima, Moskow - AS dan Barat menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia akibat keterlibatan Moskwa di Ukraina, namun bisnis antarperusahaan terus berlangsung.

Energomash, perusahaan pembuat mesin roket di Rusia, baru saja meneken kontrak penjualan 60 mesin roket RD-181 dengan sebuah perusahaan ruang angkasa AS. Tidak disebutkan berapa nilai kontrak jual-beli itu. Seorang pejabat Rusia mengatakan kontrak bernilai miliaran dolar AS.

Sesuai kontrak yang ditanda-tangani, Sabtu (17/1/2015), Energomash — pembuat mesin roket terkemuka di dunia — akan menjual mesin untuk produsen teknologi Orbital Sciences di AS.

Vladimir Solntsev, direktur eksekutif Energomash, mengatakan pemerintah Rusia telah mengeluarkan semua izin yang diperlukan untuk kesepakatan ini.

“Kami berkomitmen untuk menjual 60 mesin. Tiga opsi telah ditandatangani, masing-masing untuk 20 mesin,” kata Solntsev. “Dua mesin pertama akan dikirim, Juli 2015.”

Kontrak tidak hanya mencakup produksi mesin, tapi juga layanan purna jual, termasuk pelatihan penerbangan, pemasangan mesin roket, dan uji terbang.

AS sangat tergantung pada mesin RD-181 dan NK-33 untuk peluncuran satelit militer dan sipil ke ruang angkasa. Namun, dalam kontrak disebutkan, mesin RD 181 yang diterima AS tidak boleh digunakan untuk program militer.

Pakar teknologi roket memperkirakan AS harus mengeluarkan tiga miliar dolar AS jika harus mengembangkan mesin sendiri. Pengembangan juga tidak mudah, dan memakan waktu sepuluh tahun tanpa jaminan berhasil. (aud)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Kategori: Dunia

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*