Pergunjingan soal BG di Medsos Jadi Bahan Pertimbangan Jokowi Ambil Keputusan

andi-jokowi

Presiden Jokowi bersama Seskab Andi Widjajanto dan Menteri BUMN Rini Soemarno. (Foto: BeritaPrima/dok)

BeritaPrima, Jakarta - Perdebatan dan pergunjingan terkait kasus Komjen Budi Gunawan (BG) dan kriminalisasi terhadap KPK tidak hanya terjadi di media massa, baik cetak, elekronik ataupun online. Yang lebih hebat, kegaduhan justru terjadi di media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lainnya, karena melibatkan langsung suara masyarakat yang jumlahnya jutaan.

Kegaduhan di rupanya tidak lepas dari pantauan Presiden Jokowi. Apalagi mayoritas suara masyarakat di media sosial yang mempertanyakan ketegasan Jokowi dalam kasus tersebut. Tak sedikit pula yang mencaci-maki Jokowi dalam berbagai bentuk, baik dalam kata-kata, foto ataupun meme.

Dinamika ini ternyata tidak luput dari pantauan Presiden. Menurut Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto, perdebatan di medsos tersebut juga menjadi masukan Jokowi.

“Kami juga melaporkan pencatatan media sosial terkait ini (ketidaktegasan) Presiden selalu kami update ke presiden,” ujar Andi di Jakarta, Selasa (17/2/2015).

Dia menjelaskan, pihak istana sudah memantau berbagai dampak yang terjadi akibat Presiden belum juga membuat keputusan terkait Komjen Budi Gunawan. Selain pergunjingan di media sosial, Andi mengaku juga melaporkan dampak isu tersebut dengan indikator ekonomi makro.

Meski segala masukan sudah diberikan, Andi sama sekali tak mengetahui kapan Jokowi akan bersikap. Menurutnya, momentum yang tepat untuk memutuskan masalah Budi Gunawan kini hanya bisa dijawab presiden seorang diri.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi belum juga menentukan sikap hingga Selasa (17/2/2015) malam ini. Sebelumnya, presiden berjanji akan membuat keputusan setelah hasil gugatan praperadilan yang diajukan Komjen Budi Gunawan keluar. Namun, setelah hakim Sarpin Rizaldi mengabulkan gugatan itu dan menyatakan penetapan tersangka mantan ajudan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri itu tidak sah, belum ada satu pun kata yang terlontar dari Jokowi.

Aksi konkret Jokowi kini masih ditunggu. Pasalnya, di saat yang sama, satu demi satu pimpinan KPK menjadi tersangka. Setelah Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus saksi palsu sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, kini giliran Ketua KPK Abraham Samad yang ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pemalsuan dokumen.

(Audrey Andreana)

(Visited 12 times, 5 visits today)
Kategori: Istana
Tags: #KPKvsPolri

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*