Soal Komjen BG, Ketua MPR: Presiden Tunggu Waktu yang Tepat

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla saat menerima kunjungan Ketua MPR Zulkifli Hasan di Istana Negara. (Foto: BeritaPrima.com/ist)
BeritaPrima, Jakarta - Banyak kalangan menyayangkan Presiden Joko Widodo melakukan lawatan ke luar negeri sebelum menyelesaikan masalah terkait konflik KPK vs Polri, khususnya mengenai Komjen Budi Gunawan (BG). Namun, Ketua MPR Zulkifli Hasan meyakini Presiden Jokowi akan mengambil keputusan pada waktu yang tepat.
“Presiden punya kesimpulan di momentum yang tepat,” kata Zulkifli di sela-sela Dies Natalies ke-68 HMI di JCC, Senayan, Kamis (5/2/2015).
Zulkifli menyoroti presiden yang telah meminta masukan dari banyak pihak. Dengan demikian, publik diminta percaya pada keputusan presiden.
“Kita percayakan pada presiden. Sudah banyak masukan dari Tim 9, DPR, Habibie,” ucap politikus PAN ini.
Berbeda dengan Zulkifli, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung meminta Jokowi segera mengambil sikap terkait nasib Komjen Budi Gunawan begitu kembali ke Indonesia.
“Beliau ingin dapat banyak masukan. Selain dari lembaga formal yaitu Wantimpres, juga tim independen. Masukan dua lembaga itu cukup untuk segera ambil keputusan. Kembali dari luar negeri, dapat segera ambil keputusan,” kata Akbar di sela-sela Dies ke-68 HMI di JCC, Senayan, Kamis (5/2/2015).
Muncul kabar Jokowi mendapat tekanan dari berbagai pihak termasuk partai-partai pengusungnya terkait pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Akbar melihat sebenarnya semua pihak sudah menyerahkannya ke presiden sehingga bola kini ada di tangan Jokowi.
“Saya lihat dari KMP, KIH, tanggapan yang saya peroleh, semua persilakan kembali ke presiden. Tentu ini jadi modal beliau untuk ambil keputusan,” ucap mantan Ketua DPR ini.
Beberapa nama calon Kapolri baru sudah disiapkan oleh Kompolnas apabila Jokowi membatalkan pelantikan Komjen Budi. Akbar mengingatkan agar mantan Gubernur DKI Jakarta itu tetap mengikuti prosedur.
“Yang ditetapkan jadi Kapolri, kembali ke mekanisme. Ada Wanjakti, Kompolnas, harus diperhatikan presiden untuk ambil keputusan,” ujarnya.
Presiden Jokowi tadi siang berangkat ke luar negeri untuk kunker ke Malaysia, Brunei Darusallam, dan Filipina. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini sudah menyatakan akan ambil keputusan pekan depan.
Pelantikan Komjen Budi sebelumnya ditunda oleh Jokowi setelah penetapan status tersangka oleh KPK. Jokowi kemudian disebut akan membatalkan pelantikannya namun belum ada pernyataan resmi. (Didik Supriyatno)

