BeritaPrima.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan mengawasi secara langsung pemberlakuan Amnesti Pajak (Tax Amnesty) agar berjalan sesuai harapan dan tidak disalahgunakan.
Dalam sosialisasi Amnesti Pajak kepada kalangan pengusaha dan wajib pajak se-Sumatera yang berpusat di Hotel Santika Dyandra Medan, Kamis (21/7/2016). Jokowi mengaku akan membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk melakukan pengawasan tersebut.
“Satgas tersebut akan melaporkan langsung meski Kementerian Keuangan juga membuat tim untuk mengawasi pemberlakuan amnesti pajak,” kata Jokowi.
Jokowi sangat berkeinginan pelaksanaan amnesti pajak tersebut berhasil sehingga kementerian terkait diminta untuk all out guna menjelaskan bahwa undang-undang yang baru disahkan itu untuk kepentingan besar bangsa Indonesia.
Mengenai adanya gugatan terhadap UU Amnesti Pajak ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jokowi tidak mempermasalahkannya karena bagian dari proses demokrasi. “UU apa sih yang tidak digugat ke MK,” kata Jokowi.
Ia mengaku serius terhadap amnesti pajak karena menyadari manfaatnya yang besar bagi perekonomian dan kemajuan bangsa Indonesia.
“Pemerintah yakin akan terjadi penguatan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing setelah banyak dana masuk dengan pemberlakuan amnesti pajak tersebut. Kondisi itu juga akan memperkuat cadangan devisi yang pasti akan bertambah, terutama dengan masuknya dana milik pengusaha Indonesia yang berada di luar negeri,” papar dia.
BeritaPrima.com Bicara Fakta