BeritaPrima.com, Jakarta - Spanduk Duet Ahok-Djarot dipasang oleh para relawannya di sudut-sudut Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta spanduk itu dicopot.
“Ya saya dengar relawan kita juga enggak tahu siapa yang pasang. Saya minta tertibin, tertibkan Pak. Enggak boleh, ya harus ditertibkan,” ujar Djarot di Masjid Al Falah, Menteng Atas, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016).
Djarot meminta spanduk dukungan Ahok-Djarot yang dipasang di sudut Jakarta itu dicopot lantaran dinilai mengganggu. Menurutnya adanya spanduk itu melanggar Perda.
“Spanduk harus dicopot karena ganggu dong, melanggar dong dan bukan hanya kita, ya melanggar Perda,” kata Djarot.
Di spanduk yang terpasang memang tertulis “Sudah Teruji & Terbukti Relawan Ahok-Djarot”. Tulisan itu dilengkapi foto wajah Ahok-Djarot yang memakai kopiah.
Sebelumnya, Ahok juga memerintahkan agar spanduk tersebut dicopot. “Enggak apa-apa orang mau pasang, kita malah mau lepas. Prinsip di Jakarta kan enggak mau ada spanduk, jadi saya sudah perintahkan Satpol PP segala jenis spanduk yang mengganggu dilepas,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/6/2016).
Meski tak merujuk pada spanduk tersebut, tetapi menurut Ahok terlalu banyak spanduk dinilai mengganggu. Tetapi Ahok tak menyalahkan ada pihak yang memberikan dukungan.
“Ya mau dukung enggak harus pakai spanduk,” kata dia.
Ahok tak ingin berspekulasi siapa yang memunculkan dukungan agar dia dan Djarot kembali berpasangan. Dia hanya menegaskan akan tetap berada di jalur independen. (dik)
BeritaPrima.com Bicara Fakta