Ahok Sebut Banyak Oknum Eksekutif Yang Berengsek

ahok-lantikBeritaPrima.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengatakan, masih banyak oknum eksekutif yang ingin berbuat curang dan mengambil untung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

Keberadaan oknum-oknum seperti itu membuat dia harus lembur beberapa hari untuk menyisir pemborosan anggaran.

“Masih banyak oknum SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang berengsek. Makanya saya lembur sudah 4 hari dari pukul 09.00 WIB sampai 24.00 WIB lewat karena saya mau mencegah oknum eksekutif yang nakal,” kata Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (22/11/2015).

Menurut Ahok, modus oknum tersebut contohnya dengan meminta komisi dari event organizer (EO) ataupun pihak ketiga pemenang proyek. Misalnya, oknum tersebut akan mendapatkan komisi 10 persen dari anggaran jika sepakat menggunakan jasa EO tertentu.

Contoh lain, bisa saja oknum eksekutif menganggarkan sebesar Rp 200 juta untuk penanaman bunga dengan menggaet kontraktor tertentu. Namun, kenyataannya tetap Pegawai Harian Lepas (PHL) Pemprov DKI yang bekerja. Bibit yang digunakan pun diambil dari kebun milik Pemprov DKI.

“Tapi dia tulisnya seolah-olah bayar perusahaan, bisa langsung masukin Rp 100 juta,” ujar dia.

Ahok tidak ingin kongkalikong semacam itu terjadi di tahun anggaran 2016. Dia tidak akan segan-segan untuk memotong anggaran yang dia nilai boros. Dia mengatakan oknum tersebut pasti merasa marah dengan Ahok.

Namun, Ahok menegaskan dia tidak ingin ditipu oknum eksekutif dan dipaksa menandatangani rancangan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang banyak mark up.

“Kamu (oknum) mungkin udah janji sama orang Rp 5 miliar, mungkin udah dapat ijon. Kalau saya potong ya pasti kamu marah. Silahkan marah aja. Memang maling mau bilang apa, pemborosan mau dibilang apa?” ujar Ahok.

“Jangan sampai saya tandatangan KUA-PPAS tuh saya ketipu gitu loh. Kalau saya tandatangan, saya udah ga bisa ubah lagi,” tambah dia. (feb)

(Visited 37 times, 1 visits today)
Kategori: Metro
Tags: #PejabatDKI

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*