Akibat Banjir, 381 Gardu PLN di Jakarta dan Tangerang Masih Dipadamkan

gardu listrikBeritaPrima, Jakarta – Manajer Bidang Kumnikasi Hukum dan Administrasi PLN Disjaya dan Tangerang Koesdianto menjelaskan bahwa PT PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) dan Tangerang masih melakukan pemadaman listrik pada sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang.

Ia menambahkan, meski curah hujan mulai menurun dibandingkan beberapa hari lalu, tetapi sebagian wilayah yang terkena banjir masih belum surut, sehingga pemadaman masih harus terjadi.

Koesdianto menjabarkan, sebanyak 381 gardu yang masih tersebar di wilayah Jakarta dan tangerang meliputi, Tanjung Priuk, Menteng, Teluk Naga, Cikupa, Cempaka Putih, Marunda, Cengkareng, Bandengan, Kebon Jeruk, Jatinegara, Bintaro, dan Cikokol masih padam.

“Status siang ini Pukul 12.00 WIB, terdapat 381 gardu distribusi yang dipadamkan demi keselamatan warga,” tukasnya.

Menurutnya, ketika banjir surut, PLN tidak langsung menyalakan aliran listrik, sebab butuh waktu untuk pembersihan dan revisi di setiap gardu. Selain itu setiap wilayah listriknya dapat dinormalisasi bila seluruh wilayah yang dilayani dari gardu distribusi tersebut sudah dalam keadaan kering.

“PLN meminta pelanggan untuk memastikan semua peralatan elektronik maupun instalasi dalam keadaan kering, jangan sampai ada air yang masih menempel di peralatan listrik,” terang dia.

Setelah semua prosedur dijalankan dengan aman, masyarakat kemudian dapat menghubungi petugas PLN untuk kembali mendapat aliran listrik.

“Apabila sudah dipastikan kering semua, pelanggan dapat menghubungi petugas PLN atau melalui Contact Center 123. Petugas PLN akan memeriksa dan proses penormalan aliran listrik dapat dilakukan setelah penandatanganan Berita Acara yang disaksikan Ketua RT/RW atau tokoh masyarakat setempat,” kata dia menambahkan.

(Ichsan Husyaifi)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Kategori: Metro

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*