BeritaPrima.com - Salah satu penyebab utama penyakit jantung dan stroke adalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Walau sebagian besar masyarakat mengonsumsi garam melebihi yang dianjurkan, tapi sebaiknya Anda jangan sembarangan melakukan pantang garam untuk menjaga tekenan darah.
|
Berita Terkait
|
Mengurangi garam terlalu banyak ternyata juga berdampak sama bahayanya dengan kelebihan garam, yaitu beresiko tinggi menderita penyakit jantung dan pembuluh darah.
“Memang para ahli menyebutkan pentingnya mengurangi asupan garam pada orang yang hipertensi, tapi kadarnya juga jangan terlalu rendah,” kata Andrew Mente, peneliti dan profesor epidemiologi klinik.
Dari hasil penelitian Mente yang menganalisis data kesehatan 133.118 orang, diketahui risiko yang sama akan penyakit jantung dan stroke pada orang yang memiliki pola makan tinggi garam dan rendah garam.
Pada sebagian orang, tubuh mereka sangat sensitif pada efek sodium atau garam. Bila pola makan mereka tinggi garam, akan memicu retensi cairan dan tekanan darah tinggi.
Mereka yang sensitif sodium atau punya riwayat penyakit jantung atau hipertensi dalam keluarganya, mungkin bertekad untuk mengurangi asupan garam. Hal ini baik, asal kadarnya harus tepat.
“Asupan sodium terlalu rendah akan mengurangi tekanan darah jika dibanding dengan asupan rata-rata, tapi ada efeknya, termasuk peningkatan beberapa hormon, sehingga mengurangi efek manfaat penurunan tekanan darah,” kata Mente.
BeritaPrima.com Bicara Fakta