BeritaPrima.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berbeda pandangan dengan koleganya Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat terkait putusan PTUN yang mencabut izin reklamasi Pulau G kepada PT Muara Wisesa Samudra.
Ahok masih ingin mempelajari gugatan para kelompok nelayan pesisir Jakarta tersebut. Sementara, Djarot memastikan Pemprov DKI akan melakukan banding demi kepastian investasi di Ibu Kota kepada pengembang.
”Kita lihat saja bagian hukum seperti apa,” kata Ahok di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (31/5/2016).
Mantan Bupati Belitung Timur itu hanya memastikan Pemprov DKI akan melakukan upaya hukum. Namun dirinya tidak memastikan langkah hukum seperti apa yang akan dilakukan.
Ahok menambahkan, putusan PTUN belum memiliki status hukum inkrah. Oleh sebab itu, megaproyek reklmasi masih tetap dapat dilakukan hingga saat ini.
“Kalau belum inkrah enggak bisa dong (reklamasi diberhentikan). Lagi pula sudah di setop dari lingkungan hidup. Kan disuruh benahi dulu dan kalau nelayan menang kan bisa gugat mengugat, tinggal tunggu waktu saja,” pungkas Ahok. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta