BeritaPrima.com, Jakarta - Mantan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja menyebut uang sebesar Rp2 miliar yang diberikan kepada anggota DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi untuk maju dalam gelaran Pilgub DKI pada 2017.
Hal itu disampaikan kuasa hukum Ariesman, Adardam Achyar. Menurut dia, uang itu tak ada kaitannya dengan pembahasan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis (RTRKS) Pantai Utara Jakarta.
“Pak Ariesman hanya ingin membantu Sanusi yang berencana maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Mereka berdua sudah sangat lama berteman baik, jadi ini seperti bantuan untuk sahabat, tidak ada motif untuk menyuap,” kata Adardam saat dikonfirmasi, Selasa (2/8/2016).
Adardam mengatakan, keterangan Sanusi di persidangan pada Senin 18 Juli 2016 semakin menguatkan bahwa tak ada kaitan antara pemberian uang oleh Ariesman dengan suap kontribusi tambahan. Terlebih, sejumlah pertemuan antara Ariesman dan Sanusi hanya membahas ihwal persiapan pencalonan gubernur.
“Itu merupakan fakta persidangan. Jadi, klien saya hanya ingin membantu Sanusi,” katanya.
Dalam persidangan sebelumnya, Sanusi menjelaskan bahwa ia pertama kali membahas rencana maju sebagai calon gubernur DKI dengan Ariesman di Cafe Paul, Plaza Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, mantan politikus Partai Gerindra ini meminta bantuan uang Ariesman.
“Saya bicara panjang lebar tentang rencana menjadi bakal calon (balon) gubernur. Pak Ariesman pun bersedia membantu saya,” ungkap Sanusi saat bersaksi untuk Ariesman di Pengadilan Tipikor Jakarta beberapa waktu lalu.
Sanusi mengaku berani menceritakan rencananya tersebut kepada Ariesman karena ia sudah mengenal pengusaha properti itu sejak 2004. Selain itu, Ariesman juga memiliki kemampuan secara finansial untuk membantunya dalam perebutan kursi DKI 1.
“Jadi saya merasa ada kesempatan untuk menyampaikan itu. Saya sampaikan apa adanya,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan, Agung Podomoro sudah menjalankan kontribusi tambahan sesuai kesepakatan antara pengembang dan Pemprov DKI. Kesepakatan itu tertuang dalam izin pelaksanaan reklamasi yang dikantongi anak usahanya, PT Muara Wisesa Samudra.
Sejauh ini, Agung Podomoro telah membangun rumah susun sederhana milik (Rusunami) dan sejumlah infrastruktur seperti jalan inspeksi dan rumah pompa untuk mengatasi ancaman banjir di Ibu Kota. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta