IHSG Ditutup Melemah Hari ini
BeritaPrima, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun sebesar 21,02 poin. Penurunan ini seiring tren penurunan bursa saham eksternal Kepala Riset Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo, mengatakan bahwa tren bursa saham eksternal yang masih cenderung mengalami penurunan menjadi salah satu faktor penekan IHSG BEI.
“Situasi yang cenderung kurang kondusif dari eksternal mendorong pelaku pasar saham domestik termasuk asing di dalam negeri melakukan aksi lepas,” ujarnya di Jakarta pada Jumat (29/5/2015).
|
Pilihan Redaksi
|
IHSG BEI melemah sebesar 21,02 poin atau 0,40 persen menjadi 5.216,37. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 6,08 poin (0,67 persen) menjadi 904,13. Dalam data perdagangan saham di BEI , tercatat pelaku pasar asing membukukan jual bersih atau “foreign net sell” sebesar Rp172,318 miliar pada Jumat ini.
Menurut dia, pelaku pasar saham akan kembali masuk ke pasar untuk melakukan aksi beli jika data inflasi Mei 2015 lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, jika hasilnya lebih buruk dari ekspektasi, indeks BEI berpotensi melemah.
“Sebagian pelaku pasar ada yang masih menunggu data inflasi pada awal pekan depan (Senin, 1/6/2015) yang sedianya akan dirilis oleh Badan pusat Statistik (BPS),” katanya.
Tercatat, frekuensi saham di BEI mencapai 246.693 kali transaksi. Dari pengamatan yang ada, Bursa regional Hang Seng melemah 30,12 poin (0,11 persen) ke level 27.424,19; Straits Times melemah 25,66 poin (0,75 persen) ke posisi 3.392,11: dan Nikkei naik 11,69 poin (0,06 persen) ke level 20.563,15.
(Agil Kurniadi)


