Kisah-kisah Unik dan Inspiratif Almarhum Bob Sadino

Bob-sadinoBeritaPrima, Jakarta - Pengusaha sukses di era Presiden Soeharto, Bob Sadino telah berpulang, Senin (19/1/2015). Pemilik nama asli Bambang Musdari Sadino bin Sadino itu mewariskan segudang kisah unik dan inspiratif yang bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Setidaknya, kisah-kisah itu keluar dari penuturan para tokoh yang datang melawat ke rumah duka di Cirendeu, Jakarta. Direktur Utama PT Newmont Nusa Tenggara (NTT), Martiono, misalnya,punya banyak pengalaman ketika bersama Bob Sadino. Kebetulan dia masih pinya hubungan kerabat.

Menurut Martiono, Bob Sadino merupakan sosok yang sanat mudah bergaul dengan semua kalangan dan mengenai apa saja. “Dia membuktikan sebagai enterpreneur yang ciri khasnya adalah kehebatan dia dan kemampuan untuk bergaul dengan semua kalangan bergaul dengan baik,” ucap Martiono di rumah duka di Cirendeu, Jakarta, Selasa (20/1/2015).

Menurut Martiono, sosok Bob Sadino yang mudah bergaul tidak pernah luntur meski sudah menjadi kaya. Semua kalangan dirangkul Om Bob dan bercengkrama layaknya teman dekat.

“Even sudah menjadi seorang populer. Kemampuan bergaul semua lapisan tidak tinggal. Dia tetap jadi Sadino. Justru yang banyak, akibat dari itu banyak yang mau berhubungn dengan dia tidak sungkan. Tidak ada batasan tidak membatasi dirinya,” ujarnya.

Selain itu, kata Martiono, Bob Sadino adalah pengusaha sukses yang hebat melihat peluang bisnis. Om Bob sapaan akrabnya memulai bisnis tahun 1970-an dengan berjualan telur ayam.

“Sebagai pengusaha mampu melihat peluang bisnis. Jual telur pada waktu itu siapa yang mikir jual telur. Sekarang malah ramai jualan telur kan,” ucapnya.

Bob Sadino memulai usaha dari nol dengan menjual telur. Setelah itu, usahanya berkembang ke jualan ayam di rumahnya di Kemang. Bob menyadari peluang usaha ini karena banyaknya turis di Kemang yang membutuhan telur. Usaha ayam dan telur Bob ini dikemudian hari tumbuh menjadi KemChick.

“Tahun 70 mulai bisnis. Waktu itu boleh dibilang memang pengusaha Indonesia dari awal sekali. Awalnya jualan telur karena rumahnya di Kemang dan banyak orang asing disitu butuh telor. Awalnya jualan telur ayam, baru Kem Chick,” jelasnya.

Dibalik kehebatannya itu, Bob juga merupkan sosok sederhana yang unik. Misalnya soal kebiasaannya mengenakan celana pendek dan kemeja kotak-kotak. Gara-gara kebiasan ini, Bob bahkan sempat diusir dari Gedung DPR.

“Kesederhanaan dia tak dibikin bikin, diundang ke DPR pakai celana pendek. Tidak diterima dan diusir, tapi itulah Sadino,” ucap Martiono.

Dari kacamata Martiono, Bob Sadino adalah sosok bersahaja yang kesederhanaannya tidak dibuat buat. Meski kaya raya, Bob Sadino tidak pernah berlagak menggunakan jas.

“Kata beliau (Bob Sadino), yaudah saya diundang dan saya datang apa adanya. Jangan dipikir saya tidak menghormati, bukan itu. Tapi itulah Sadino. Sadino bukan orang yang pakai jas,” katanya.

Cerita lain mengenai sosok Bob Sadino diceritakan pengacara kondang Adnan Buyung Nasution.

Pakar hukum Indonesia, Adnan Buyung Nasution melayat ke rumah duka pengusaha kawakan Bob Sadino. Adnan datang sekitar pukul 11.30 WIB menggunakan jas hitam dan mobil Land Cruiser hitam. Menurutnya, Bob Sadino adalah sosok pengusaha yang sangat energetik dalam berjuang untuk hidup. Bob disebut tidak malu memulai usahanya dengan berjualan telur dan sayuran menggunakan sepeda.

“Dari muda energetik, perjuangan hidup beliau luar biasa. Jual telur pakai sepeda dengan istrinya. Gagasan ini beliau dapat dari Belanda karena sekolah di sana,” ucap Adnan di rumah duka di Cirendeu, Jakarta, Selasa (20/1).

Berbekal pengalaman di Belanda, Bob Sadino akhirnya berjualan telur dengan mengajak sang istri menggunakan sepeda. Ini adalah hal yang luar biasa dilakukan pengusaha sukses di masa merintis usahanya.

“Begitu, sampai Indonesia beliau engga malu pakai sepeda. Itu telur depan, sayur di belakang istri di tengah. Jiwa wirausaha beliau sudah mulai dari nol dengan keringat, air mata, dari telur sampai adanya Kemchick. Enggak ada duanya,” ingatnya.

Adnan mengaku sudah menjadi sahabat Bob semenjak dulu. Saat ini dia berharap arwah Bob Sadino diterima Allah SWT dan di tempatkan di tempat terbaik. “Beliau itu sahabat saya. Semangat hidup beliau, berjuang untuk hidup, hidup itu untuk berjuang,” tutupnya.

Kisah tak kalah menarik disampaikan psikolog anak, Seto Mulyadi atau biasa dipanggil Kak Seto ketika melayat ke rumah duka.

Menurut Kak Seto, Bob Sadino adalah sosok pengusaha sukses yang sangat rendah hati. Meski sudah kaya raya, Bob Sadino masih menyebut dirinya sendiri goblok atau bodoh.

“Beliau rendah hati dan menggoblokkan diri sendiri membuat saya kagum. Itu saya ingat dari persahabatan dengan beliau,” ucap Kak Seto di rumah duka di Cirendeu, Jakarta, Selasa (20/1).

Bob Sadino sosok pengusaha yang sangat inspiratif. Untuk menjadi sukses tidak hanya diperlukan cerdas dalam matematika atau nilai akademik. Tapi harus kreatif dan mengerti nilai kehidupan.

“Dari kecil istilah goblok dan saya sangat bodoh melekat dengan beliau. Saya membaca buku beliau, berdialog langsung dan beliau mengatakan cerdas bukan hanya bagus di matematika dan akademik tapi mengerti nilai kehidupan. Beliu guru besar saya diperlukan kreativitas,” tutupnya.

Dalam salah satu kata kata inspiratif Bob Sadino, beliau mengatakan beliau adalah orang bodoh. Karena bodoh dan tidak diterima bekerja, akhirnya mendirikan usaha. Untuk memajukan usaha, orang bodoh merekrut orang pintar. Hasilnya, orang bodoh akan menjadi bosnya orang pintar. (aud)

(Visited 290 times, 1 visits today)
Kategori: KisahSukses

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*