Empat Skenario Upaya Pembunuhan Kim Jong-un

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

BeritaPrima.com – Semakin besarnya tekanan dan ketegangan yang terjadi baik di dalam dan di luar negeri Korea Utara (Korut) menimbulkan ancaman bagi pemimpin besarnya, Kim Jong-un. Penerus dinasti Kim itu diprediksi akan menghadapi bahaya pembunuhan dari kalangan internal Korut.

Menurut laporan yang ditulis oleh mahasiswa pasca sarjana dari Universitas Georgetown, Sungmin Cho, ada upaya-upaya pemberontakan yang muncul di Korut di masa lalu yang telah berhasil dipadamkan.

Namun, dengan panasnya situasi di Korut saat ini, ada empat skenario pembunuhan terhadap Kim Jong-un yang mungkin terjadi, dan semuanya melibatkan rakyat Korut atau orang-orang terdekatnya.

Salah satu skenario yang dirasa memiliki peluang paling besar untuk sukses adalah skenario yang dinamakan skenario Kim Jae-gyu, yang diambil dari nama kepala Dinas Intelijen Pusat Korea Selatan yang pada 1979 menembak mati Presiden Park Chung-hee.

“Jika pembunuhan terjadi, maka hal itu paling mungkin dilakukan oleh salah satu pejabat tinggi yang dapat mendekati Kim Jong-un dalam jarak dekat di sebuah situasi yang tidak publik, dimana proses pemeriksaan intensif menjadi longgar,” kata Cho sebagaimana dikutip, Telegraph, Sabtu , (26/3/2016).

Serangan seperti ini paling mungkin sukses karena tidak membutuhkan bantuan dari komplotan lainnya dan hampir tidak memiliki kemungkinan untuk bocor atau dikhianati.

Skenario kedua dinamakan skenario Brutus, yang mengambil nama senator Roma kepercayaan Kaisar Romawi Julius Caesar. Dalam skenario ini, pembunuhan Kim Jong-un direncanakan oleh sekelompok konspirator di eselon atas pemerintahan Korut.

Kelemahan dari skenario ini adalah banyaknya pihak yang terlibat sehingga kemungkinan rencana bocor, terungkap, atau adanya pengkhianat semakin besar.

Masalah yang sama juga terlihat dalam skenario ketiga yang dinamakan skenario Valkyrie, mengambil nama dari rencana pembunuhan diktator Adolf Hitler oleh politisi dan pejabat militer Jerman yang gagal pada 1944. Ditambah lagi, rezim Korut memiliki sebuah sistem yang membuatnya hampir mustahil untuk dikudeta.

“Pembunuhan tipe Valkyrie sulit untuk sukses karena alasan yang sama dengan hampir tidak mungkinnya sebuah kudeta berhasil dilakukan di Korut,” kata Cho.

“Rezim Kim telah membuat dirinya anti dikudeta dengan menyuap pejabat elit untuk bekerjasama dan menghukum mereka yang menunjukkan tanda pembangkangan.”

Sedangkan skenario keempat adalah skenario Oswald, yang diambil dari nama pembunuh Presiden Amerika Serikat (AS) John F. Kennedy pada 1963 yaitu Lee Harvey Oswald. Skenario ini dinilai paling sulit untuk berhasil karena pelaku harus bisa mendapatkan senjata dan harus cukup dekat dengan sang Pemimpin Besar untuk dapat melakukan aksinya.

Meski begitu, Cho memperingatkan bahwa dunia internasional sama sekali tidak siap jika pria bertubuh tambun itu nantinya benar-benar tewas dibunuh. Penelitian yang dia lakukan menunjukkan bahwa dalam skenario terburuk, kematian Kim Jong-un akan menyebabkan vakumnya kekuasaan di Korut yang dapat mengakibatkan perang sipil di negara dengan kapasitas nuklir. (aud)

(Visited 41 times, 1 visits today)
Kategori: Dunia
Tags: #KimJongUn

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*