BeritaPrima.com – Lima warga Rusia yang merupakan atlet perahu layar ‘Elfin’ ditahan oleh otoritas Korea Utara (Korut) di perairan netral pada Sabtu 14 Mei 2016. Padahal, perahu yang ditumpangi kelima orang itu tengah melintas jauh dari wilayah Korut sejak meninggalkan Pelabuhan Busan, Korea Selatan; menuju Vladivostok, Rusia.
Pihak Moskow terang saja langsung melancarkan nota protes terhadap Korut. Melalui Kedutaan Besar mereka di Pyongyang, Negeri Beruang Merah meminta kelima warganya itu segera dibebaskan.
Kabar baiknya, lima orang yang tergabung dalam Federasi Berlayar Primorye itu telah dibebaskan. Seperti diwartakan BBC, Senin (16/5/2016), otoritas Korut menyatakan penahanan kelima orang tersebut adalah kesalahpahaman.
Mengutip keterangan Duta Besar Rusia untuk Korut, Alexander Matsegora, Kementerian Luar Negeri Korut menginformasikan langsung keputusan pembebasan kapal Elfin kepada diplomat Rusia di Pyongyang .
Kapal berukuran panjang 28 kaki tersebut dihadang oleh otoritas Korut serta ditarik oleh kapal penjaga pantai ke Pelabuhan Kimchaek. Konsulat Jenderal Rusia di Chongjin, Korut, menyatakan kapal tersebut ditarik karena sekelompok nelayan menduga kelima orang tersebut adalah warga negara Korea Selatan.
Kapal tersebut telah meninggalkan Kimchaek menuju Vladivostok pada Minggu 15 Mei 2016 pagi waktu setempat. Rusia diketahui memiliki hubungan baik dengan Korut sehingga pembebasan kelima orang tersebut bisa dilakukan dalam waktu singkat. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta