Miliuner Donald Trump Turut Ramaikan Persaingan Pilpres AS 2016

Seorang miliuner, wirausahawan, sekaligus pebisnis sukses asal Amerika Serikat (AS), Donald Trump, akan panaskan perebutan kursi presiden AS.
BeritaPrima, New York – Seorang miliuner, wirausahawan, sekaligus pebisnis sukses asal Amerika Serikat (AS), Donald Trump, akan panaskan perebutan kursi presiden AS. Hal itu terbukti ketika Trump resmi menyatakan siap maju sebagai kandidat presiden pada Pilpres AS 2016.
|
Pilihan Redaksi
|
Donald Trump yang juga merupakan politisi dari Partai Republik, memang tidak pernah mencalonkan diri sebagai kandidat presiden AS pada Pilpres sebelumnya. Namun, akhir-akhir ini ia diketahui sering membicarakan visinya jika menjadi presiden AS.
“Mulai hari ini, saya resmi menyatakan siap untuk maju menjadi kandidat presiden AS pada Pilpres 2016,” tegas Trump kepada pendukungnya ketika menyampaikan pernyataannya di Trump Tower, Kota New York, seperti diberitakan BBC, Rabu (17/6/2015).
“AS saat ini sudah jarang mendapat kemenangannya lagi di berbagai sektor. Jika saya terpilih menjadi presiden, saya akan kembalikan masa kejayaan AS bahkan lebih dahsyat dari sebelumnya,” sambungnya.
Dalam pernyataannya Trump menambahkan, Negeri Paman Sam saat ini berada dalam masalah yang serius. AS banyak dikalahkan di berbagai sektor oleh negara pesaingnya. Ia mengambil contoh dari negara China yang banyak mengalahkan AS di sektor perdagangan.
Donald Trump terkenal sebagai pebisnis sukses di AS. Ia berhasil mengelola bisnis warisan ayahnya, Fred Trump, yang sekarang dinamai The Trump Organization. Awalnya, ayahnya merupakan pengembang real-estate tersukses di New York. Kini, pria 69 tahun itu berhasil mengembangkan bisnisnya di berbagai sektor.
Sebagaimana diberitakan, Donald Trump akan memanaskan perebutan kursi presiden dalam Pilpres AS 2016. Tidak hanya bersaing dengan Partai Demorkrat, Trump juga akan bersaing dengan sesama rekan politisinya di Partai Republik.
Pasalnya, nama-nama seperti Marco Rubio, Jeb Bush, dan Carly Fiorina, telah lebih dulu menyatakan siap untuk bersaing memperebutkan kursi presiden AS dalam Pilpres 2016. (aud)


