Nasib Wahana Sea World Masih Tak Jelas
BeritaPrima, Jakarta - Hampir delapan bulan wahana biota laut di Ancol, Sea World, belum dibuka untuk umum. Menurut juru bicara PT Pembangunan Jaya Ancol, Metty Yan Harahap, manajemen perusahaan masih membahas ihwal beroperasinya kembali salah satu tujuan wisata di Utara Jakarta tersebut.
“Belum ada info lagi kapan Sea World akan dibuka,” kata dia, Minggu (17/5/2015).
Tutupnya Sea World, berawal dari kekisruhan kontrak antara PT Pembangunan Jaya Ancol, pengelola Ancol, dan PT Sea World Indonesia, pengelola Sea World, pada 29 September 2014. Musababnya, kontrak dengan sitem build operate transfer (BOT) yang dimulai sejak 1994 berakhir pada 2014.
Dalam perjanjian itu, Ancol hanya mendapatkan royalti 5 persen dari penjualan tiket dan 6 persen dari penjualan makanan di Sea World. Pada 2014, Ancol mendapat Rp 1,69 miliar dari Sea World. Angka itu hanya 0,35 persen dari total pendapatan Ancol yang mencapai Rp 488,1 miliar di 2014.
Pada 13 Februari 2015, kisruh itu hampir berakhir. Berdasarkan akta serah terima nomor 36 Notaris Kumala Tjahjani, Sea World pun menyerahkan seluruh asetnya kepada Ancol.
Sebelumnya, pada 5 Maret lalu, Metty mengatakan akhir Maret 2015, Sea World akan dibuka kembali. Dia berujar, sejak penerimaan seluruh aset dari Sea World, bagian keuangan dan kurator langsung menghitung aset. Seperti jumlah biota laut dan bangunan. “Persiapan untuk pembukaan sekitar 50 persen,” kata dia waktu itu.
(Aditya Sanjaya)





