Anggaran Pengadaan Buku di Indonesia Sangat Kecil

Gedung Perpustakaan Nasional RI

Gedung Perpustakaan Nasional RI

BeritaPrima, Malang – Anggaran pengadaan buku untuk perpustakaan di Indonesia ternyata sangat kecil. Hal ini dituturkan oleh Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpustakaan Nasional, Syarif Bando.

Menurut Syarif, anggaran pengadaan buku tahun ini hanya sekira Rp50 miliar. Baginya, uang sebesar itu hanya bisa melakukan pengadaan satu juta buku dengan asumsi harga buku Rp50 ribu.

“Sebanyak satu juta buku ini nanti akan disebar di 494 perpustakaan di tingkat kota atau kabupaten di seluruh Indonesia. Tetapi anggarannya sangat kecil dibandingkan jumlah penduduk Indonesia,” kata Syarif Bando saat berada di Malang pada selasa (26/5/2015).

Terkait minat baca dan kunjungan perpustakaan, Syarif membandingkannya dengan Singapura. Ternyata, minat baca buku dan kunjungan perpustakaan di Indonesia jauh lebih rendah. Salah satu penyebabnya, kata Syarif, adalah jarak ke perpustakaan yang jauh dan koleksi buku yang kurang. Alhasil, masyarakat Indonesia lebih suka ke pusat perbelanjaan dan hiburan dibanding ke perpustakaan.

“Kini, budaya masyarakat yang lebih suka mengunjungi pusat perbelanjaan dan hiburan daripada ke perpustakaan,” katanya.

(Agil Kurniadi)

(Visited 3 times, 1 visits today)
Kategori: Pemerintah

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*