BeritaPrima.com, Jakarta - Perbincangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan bos PT Artha Graha Group, Tomy Winata soal pembahasan konsep pengembangan infrastruktur dan kawasan terpadu di pesisir pantai utara Jakarta bikin heboh netizen. Terutama terkait dengan pernyataan Tomy yang mempersenjatai petugas keamanan dengan senjata untuk mengamankan lahan.
Pernyataan tersebut berawal Tomy yang menceritakan kelakarnya dengan Pangkostrad dan Panglima TNI terkait pengamanan lahan. Candaan Tomy kemudian disambut kelakar Ahok, yang menyatakan petugas keamanan Tomy bisa digunakan untuk mengusir Pedagang Kaki Lima (PKL) di Monas, Jakarta.
Berikut petikan singkat perbincangan antara Tomy dan Ahok:
Tomy: Jadi saya becanda sama Pangkostrad dan Panglima TNI Pak Moeldoko, bos, bapak punya hutan 60 ribu hektare dijaga 2 batalyon botak. Gua punya hutan dijaga 300 orang, Satpam lagi, beres semua. Sama lautnya 60 hektare.
Ahok: Dipersenjatai semua ya?
Tomy: Softgun, cuma 15 softgun-nya. Cuma bedanya pak, kan pilpres ini, komandannya kan si ini. Anak buah saya yang pegang senjata. Wajib membunuh kalau kaca saya pecah dan orang saya luka, dan saya pikul masuk penjara. Jadi kamu pegang senjata, kamu bangga gak saya masuk penjara? Bangga pak, yaudah.
BeritaPrima.com Bicara Fakta