Awas, Mencabut Bulu Hidung Bisa Akibatkan Radang Otak

Ilustrasi orang mencabut bulu hidung.
BeritaPrima, Jakarta - Terkadang kita suka mencabut bulu hidung bila terasa ada yang panjang hingga menyeruak keluar. Sekarang, jika anda memiliki kebiasaan seperti itu sebaiknya dihentikan. Mengapa?
Hal ini dikarenakan mencabut bulu hidung ternyata punya resiko yang berbahaya bagi kesehatan. Menurut hasil penelitian, mencabut bulu hidung ternyata berpotensi menimbulkan bisul dan luka di dalam rongga hidung. Bisul dan luka yang timbul itu tentunya akan terasa nyeri dan membuat penderita tidak dapat tidur nyenyak sehingga kualitas tidur terganggu.
Tak hanya itu. Infeksi yang timbul muncul tadi ternyata bisa mengakibatkan infeksi dan sumber peradangan ke otak. Mengapa begitu?
Seperti dilansir dari Klikdokter.com, bahwa hal ini terkait dengan struktur anatomi tubuh manusia, dimana hidung memiliki pembuluh darah di area jembatan hidung (nasal bridge) yang langsung menuju ke otak. Disanalah berkumpulnya berbagai pembuluh darah balik lainnya.
Berikut ini penjelasan selengkapnya yang diambil dari Dr Salma Oktafia dari klikdokter :
Area Rawan di Hidung (triangle of death)
Daerah dari area jembatan hidung (nasal bridge) hingga sudut mulut dinamakan “segitiga kematian” atau “triangle of death”. Karena infeksi di tempat tersebut dapat langsung menjalar ke otak dan menyebabkan gumpalan di sinus kavernosus. Dengan alasan yang sama, kita sebaiknya dapat menghindari semua bentuk intervensi yang akan melibatkan area segitiga tersebut, termasuk mencabut bulu hidung.
Begitulah penjelasan dari Dr Salma. Oleh karena itu bulu hidung sebaiknya dibiarkan saja tumbuh apa adanya. Tentunya tuhan memiliki alasan mengapa kita diberikan bulu hidung. Dalam kesehatan, bulu hidung berguna untuk memfilter udara yang masuk kedalam tubuh kita. Terutama pada saat kita ditempat yang berdebu maka bulu hidung sangat bekerja keras untuk menyaring udara yang akan kita hirup.
Selain itu jika ada partikel kecil yang terhisap masuk kedalam hidung tentunya tubuh akan langsung merespon dengan cara bersin. Bayangkan saja jika kita tidak memiliki bulu hidung tentunya semua partikel baik dan partikel jahat akan masuk ke hidung kita dan malah berdampak negatif bagi kesehatan tubuh kita.
Tahukah anda kenapa ada beberapa orang yang alergi terhadap debu? Itu dikarena jumlah bulu hidung mereka yang kemungkinan sedikit sehingga penyaringan atau pemfilteran udara di dalam hidung tidak maksimal. Hal itu juga dapat menyebabkan flu atau penyakit lainnya.
Jadi para pembaca, jika anda merasa bulu hidung itu mengganggu, mungkin Anda dapat merapikan saja dengan cara mengguntingnya. Akan tetapi anda tetap perlu memperhatikan agar bulu hidung tidak dipotong terlalu pendek dan sisa potongannya tidak masuk ke dalam hidung anda.
(aud)









