Bandara Ngurah Rai Ditutup, 19.453 Penumpang Gagal Terbang

bandara-ngurah-raiBeritaPrima, Denpasar - Akibat penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai karena terdampak abu vulkanis erupsi Gunung Raung, tercatat 19.453 orang calon penumpang gagal terbang dari dan ke bendara di Bali.

General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Trikora Harjo mengungkapkan, paska penutupan bandara pada kamis 9 Juli 2015 malam hingga Jumat 10 Juli malam, tercatat ratusan pesawat dengan tujuan domestik dan internasional batal terbang.

Berdasarkan data dikumpukan, penerbangan yang dibatalkan pada hari Jum’at kemarin tercatat sebanyak 160 penerbangan domestik dan 117 penerbangan internasional.

“Total penumpang baik yang datang maupun berangkat yang batal terbang mencapai 19.453 orang,” kata Trikora dalam keterangan resminya, Sabtu (11/7/2015).

Dengan tutupnya bandara, pihaknya telah mengeluarkan kebijakan yakni menggratiskan biaya inap atau parkir pesawat.

Selain itu, pihak otoritas bandara selaku regulator, akan memberikan kemudahan kepada beberapa airline yang akan mengajukan extra flight atau merubah type pesawat menjadi lebih besar agar dapat mengangkut penumpang lebih banyak.

Demikian pula Imigrasi menyatakan siap membantu calon penumpang yang batal diberangkatkan hari Jum’at kemarin, khususnya bagi mereka yang izin tinggal sudah lewat.

Pihaknya terus melakukan koordinasi secara intens untuk memastikan penanganan penumpang dan pesawat yang mengalami pembatalan dapat berjalan baik.

“Fokus kami saat ini pada operasional dan pelayanan bandara,” tambah mantan GM Bandara Internasional Juanda Surabaya itu.

Selama adanya kejadian ini, Angkasa Pura I akan menyediakan berbagai fasilitas tambahan bagi para penumpang yaitu air minum, meja informasi pelayanan penumpang, kendaraan shuttle dari bandara menuju Terminal Ubung dan music corner. (feb)

(Visited 20 times, 1 visits today)
Kategori: Industri

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*