BTN Syariah Siap Berdiri Sendiri Jika Asetnya Rp20 T

BTN Syariah belum siap melepaskan diri dari induknya.
BeritaPrima, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk Maryono mengatakan, unit usaha syariah (UUS) bank syariah baru bisa memisahkan dari induk usahanya (spin off) jikalau nilai asetnya sudah berada di level Rp15 triliun sampai Rp20 triliun.
“Ada standar level yang baik kepada UUS untuk melakukan spin off,” kata Maryono di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (22/4/2015).
Maryono menambahkan, saat ini posisi aset UUS Bank BTN baru mencapai Rp9 triliun sampai Rp10 triliun. Hal itu juga tentu yang membuat jajaran direksi BTN sulit untuk merealisasikan spin off bagi unit usahanya tersebut.
“Kalau sudah sampai Rp15 triliun sampai Rp20 triliun kita bisa lakukan spin off. Kalau belum sampai itu akan memberikan dampak yang kurang baik,” tambahnya.
Tidak hanya itu, lanjut Maryono, kontribusi unit usaha tersebut pun masih memberikan hasil yang cukup signifikan bagi kinerja perseroan.
“Suatu bank syariah memberikan manfaat keuntungan pertumbuhan yang baik, kami 30 sampai 40 persen,” tutupnya. (feb)

