Dengan Gaji Rp 24 Juta, Pekerja Di Jepang Cuma Bisa Sewa Bilik Sepetak

Ilustrasi tidur di warnet.

Ilustrasi tidur di warnet.

BeritaPrima, Tokyo - Bekerja di Jepang tampak menggiurkan dari sisi pendapatan apabila dikonversi ke rupiah. Bayangkan saja, seorang petugas keamanan di Jepang bisa mendapatkan penghasilan hingga lebih dari Rp 20 juta per bulan. Fumiya (26) berpenghasilan 230.000 yen atau setara dengan Rp 24.949.531 per bulan sebagai satpam di sebuah perusahaan.

Di Indonesia, pegawai dengan bergaji lebih dari Rp 20 juta per bulan sudah bisa hidup relatif mewah dan memiliki rumah serta kendaraan pribadi.

Namun tidak dengan Fumiya. Sebagai satpam di Tokyo, Jepang, Fumiya hanya mampu menyewa bilik warnet seukuran bathup untuk tempatnya beristirahat setiap malam. Bagi Fumiya, bilik warnet yang disewanya tersebut sudah cukup nyaman untuk melepas lelah setelah bekerja seharian.

Dengan membayar 1.920 yen atau sekitar RP 208.274 per hari, Fumiya bisa menempati bilik warnet yang bersih, dilengkapi dengan minuman gratis sepuasnya, selimut serta bantal setiap malam. Ukuran bilik warnet pun dinilai cukup lantaran Fumiya tidak harus tidur dengan menekuk kedua kakinya.

“Tidur di warnet ternyata tidak seburuk itu,” kata Fumiya seperti dilansir situs disposableworkers.com, Senin (23/3).

Menurut Fumiya, kocek yang dia rogoh untuk tidur di bilik warnet setiap malam masih jauh lebih murah ketimbang menyewa apartemen sendiri. Hal ini lantaran Fumiya tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan berupa furnitur hingga uang keamanan.

Untuk bisa tinggal di sebuah apartemen di Tokyo, warga Jepang setidaknya harus merogoh kocek hingga sekitar 1 juta yen atau sekitar Rp 108.476.225 guna membayar uang jaminan, biaya makelar, dan furniture.

Butuh sekitar dua hingga lima tahun bagi Fumiya untuk mengumpulkan uang sebanyak itu dengan pekerjaannya sekarang. “Kami membutuhkan tempat seperti warnet. Tanpa warnet, akan banyak orang yang memiliki pekerjaan tetapi tidak punya tempat tinggal,” tutur Fumiya.

(feb)

(Visited 110 times, 1 visits today)
Kategori: Global

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*