Ekonomi Tiongkok Tengah Sekarat

Pelabuhan Sanghai

Pelabuhan Shanghai di Tiongkok

BeritaPrima, Jakarta - Direktur Asosiasi Politik Indonesia, Salamuddin Daeng, mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kerja samanya terhadap penyerahan pembangunan infrasturktur kepada China. Pasalnya, China sedang mengalami krisis keuangan karena hutang-hutangnya. Bahkan, ia juga mengungkap bahwa utang-utangnya adalah yang terbesar di dunia.

“Sekarang ini China tengah sekarat Bos! Mau tau berapa utang ekonomi China? Nilainya mencapai $28 Triliun (€£18.1 tn, €24.9 tn), atau setara dengan 282% dari GDP negara tersebut. Utang pemerintah, lembaga keuangan, bukan lembaga keuangan dan utang rumah tangga di China adalah yang terbesar di dunia,” tulis Salamuddin Daeng dalam pesan teks Blackberry Messenger kepada Jurnalis Beritaprima.com pada Selasa (12/5/2015).

Salamuddin juga menjelaskan bahwa kepentingan China dalam hal proyek infrastruktur Indonesia adalah kontrak proyek dan hak atas tanah. Kontrak proyek dan hak atas tanah inilah yang nanti akan menjual Indonesia ke pasar keuangan internasional.

“China tidak punya uang untuk membangun infrastruktur di Indonesia, yang diperlukan China adalah kontrak proyek dan hak atas tanah sebagai dasar untuk menjual Indonesia ke pasar keuangan internasional,” tulis Salamuddin Daeng.

Sebagai sindiran, Salamuddin mengatakan,”Piye pak jokowi, masih mau ngemis ke China?

(Agil Kurniadi)

(Visited 137 times, 1 visits today)
Kategori: Global

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*