Garuda Bakal Copot Pejabat Penyebab Melanggar Izin Terbang
BeritaPrima, Jakarta - Bos Garuda Indonesia Arief Wibowo bakal mencopot anak buahnya yang lalai mengubah nomor penerbangan rute Makassar-Medan-Jeddah. Akibat kelalaian itu, Kementerian Perhubungan menilai Garuda Indonesia melanggar izin penerbangan.
“Sudah pasti, kita kan sistem manajemen terintegrasi, dari top level sampai kebawah, kenapa enggak di switch-on? kita lepas jabatannya,” ujar Arief dalam jumpa pers, Jakarta, Sabtu (10/1).
Saat ini, menurut Arief, pihaknya masih melakukan investigasi internal hingga dua hari mendatang. Meskipun kelalaian tersebut tidak menimbulkan risiko keselamatan penerbangan
“Ini safety, tapi keliru administrasi, switch-on fligt number,” tegasnya. “Kami sudah ingatkan dari frontline hingga jabatan tinggi agar lakukan yang paling baik. Kita akan ambil tindakan penting terhadap yang keliru mengenai nomor penerbangan yang belum di switch-on.”
Arif mengungkapkan, pihaknya sudah mengajukan perubahan nomor penerbangan Medan-Makssar-Jedah pada 24 Desember ke Kemenhub. Perubahan dari dua nomor penerbangan menjadi satu nomor penerbangan itu sudah mendapat persetujuan berlaku efektif satu Januari.
Namun, dokumen persetujuan itu baru diterima pada 2 Januari. Sementara, sehari sebelumnya, Garuda masih melayani rute internasional itu dengan dua nomor penerbangan.
Di sisi lain, pada 9 Januari, Kemenhub mendapati Garuda Indonesia masih melaksanakan dua nomor penerbangan Makassar-Medan-Jeddah (GA-626 dan GA-986). Begitupun rute sebaliknya Jeddah-Medan-Makassar (GA987 dan GA-627). (feb)

