Soal Pajak, Menkeu: Kita Enggak Seperti Berburu di Kebun Binatang

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. (Foto: BeritaPrima/dok)

BeritaPrima, Jakarta - Penerimaan pajak dalam dua bulan awal ini masih kalah besar jika dibandingkan tahun lalu. Kendati demikian, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyebutkan, akan melakukan extra effort setelah bulan April setelah masuknya SPT orang pribadi dan perusahaan.

Bambang menjelaskan, jenis-jenis pajak yang bekembang yang akan menjadi prospek pajak tahun ini yakni pajak orang pribadi bukan karyawan. Menurut dia, tahun lalu pajak tersebut hanya sekira Rp5 triliun.

“Kita punya target pajak, tapi enggak akan kenakan pajak berlebihan, kita enggak akan seperti berburu di kebun binatang. Kita hanya kejar wajib pajak yang belum patuh atau yang nakal ini yang menjadi target kita,” tegas Bambang saat ngobrol santai dengan wartawan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (6/3/2015).

Bambang menekankan, saat ini Kemenkeu tengah mengatur wajib pajak agar membayar kewajiban dengan baik. “Kita gunakan data, bukan kekerasan, kita adu data deh, selama ini bayar sekian, lalu anda bayar enggak lebih, ayo bayar gak itu. Itu jadi wajib pajak pribadi tinggi,” jelasnya.

Menurut Bambang, wajib pajak pribadi ini memang tidak semuanya nakal atau tidak patuh, tetapi hal ini juga banyak dikarenakan tidak mengerti isi form SPT, sehingga lalai membayar kewajibannya.

“Misalnya artis, banyak order dari TV ini, TV itu. Dia manggung di show ini, itu dia dapat honor, dan kena potong pajak. Untuk orang enggak tahu, saya sudah bayar pajak, karena dia setiap show tidak dibayar semua. Tapi itu kalau di total hanya 15 persen PPh Finalnya, yang dia lupa adalah pajak tahunan,” tukasnya.

(aud)

(Visited 10 times, 1 visits today)
Kategori: Keuangan

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*