Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Jumat , 29 Juli 2016
Sampah-DKI

Ketika DKI Jakarta Harus Kelolah Sampah Secara Mandiri

Sesuai dengan rekomendasi tim percepatan pembangunan PLTSa, gubernur DKI Jakarta nantinya dapat menunjuk pihak swasta tanpa perlu melakukan lelang. Kata Isnawa, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan setelah swakelola. Terutama manajemen pengolahannya.

Sudah ada lima investor yang telah memaparkan teknologi yang dapat mereka bangun untuk mengelola sampah warga Jakarta. Perusahaan yang mendapat proyek nantinya diberi waktu 18 bulan untuk membangun. Jakarta bahkan akan membangun empat sampai lima pengolahan sampah terpadu atau ITF.

Setiap tempat nantinya dapat mengolah 1.000 ton lebih sampah. Lahan disiapkan di Rototan, Marunda, Cakung, Kamal Muara, dan Sunter. Lima tempat ini sebenarnya sudah sejak 2015 telah direncanakan dibangun TPST. Tapi proyek ini tidak penah berjalan.

Bila nantinya tempat pengolahan sampah itu terbangun, Bantar Gebang hanya akan mengolah 2.500 ton sampah per hari. Ini tentu akan mempercepat pengiriman sampah. Antrean truk juga tidak akan menjadi hambatan, lebih efisien. Pemilahan sampah juga akan dilakukan.

“Bisa bikin batako dari plastik. Di Jepang sudah ada, untuk peron kereta api atau bahkan reklamasi. PLN juga nanti wajib membeli listrik dari PLTSa. Krisis energi salah satunya diatasi dengan ini,” katanya.

Selanjutnya >>

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *