Sani Ternyata Sudah Dua Kali Paksa Istri Layani Bosnya

Illustrasi perkosaan.

Illustrasi perkosaan.

BeritaPrima, Serang - Perbuatan Sana (sebelumnya disebut Sani) yang menjual istrinya (RA) untuk ditiduri bos di tempatnya bekerja, ternyata sudah dilakukan sebanyak dua kali.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi pemerkosaan yang dilakukan Kasim, juragan ternak ayam tempat Sana bekerja, terjadi pada September 2014. Sedangkan yang kedua dilakukan pada 28 Januari 2015.

Aksi pemerkosaan yang pertama dan kedua terjadi di rumah Kasim, di Kampung Tipar, Desa Penyebrangan, Kecamatan Cikesal, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Bahkan setiap kali melakukan aksi tersebut, Sana selalu mengancam istrinya jika berani menolak permintaan sang juragan yang ingin menidurinya. Korban yang tak berdaya pun awalnya pasrah. Namun pada aksi yang kedua, dia tidak bisa diam.

“Pelaku ini sudah melakukan aksinya dua kali. Suami korban membantu pelaku untuk memegang korban karena meronta saat kejadian itu,” kata Kaur Reskrim Polres Serang Iptu Atip Ruhyaman kepada wartawan, Kamis (26/2/2015).

Sang istri pun akhirnya memberanikan diri untuk menceritakan perbuatan sang suami kepada keluarganya di rumah. Bagai tertimpa runtuhan gunung, keluarga korban mendengar cerita RA yang sangat pahit. Tanpa pikir panjang, mereka pun melaporkannya ke polisi.

“Kemudian aparat desa beserta warga menyerahkan kedua tersangka yang sudah saling mengenal sejak 2011 ini ke Mapolres Serang pada 6 Februari 2015,” bebernya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku yakni Kasim dan Sana dijerat Pasal 285 tentang pemerkosaan dengan ancaman lima tahun penjara. “Suami korban ikut membantu pelaku Kasim untuk melakukannya, dan kini kami tahan di Rutan Serang,” jelasnya.

Seperti diberitakan, seorang warga di Serang, Banten, tega menjual istrinya untuk ditiduri oleh bos yang telah beristri dan beranak dua. Ironisnya, saat sang istri disetubuhi secara paksa itu dibantu oleh suaminya dengan cara membekap mulut dan memegangi kakinya yang berontak.

(ren)

(Visited 13 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*