Haji Lulung Ancam Bongkar Kebohongan Ahok di KPK

lulung-son15BeritaPrima.com, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI, Abraham Lulung Lunggga alias Haji Lulung, akan memimpin rombongan anggota DPRD DKI Jakarta menyambangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Rabu, 17 Februari 2016.

Lulung mengatakan, selain meminta KPK untuk mempercepat penyidikan kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Sumber Waras, tujuannya datang ke KPK juga untuk mengungkapkan kebohongan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kami berharap KPK dapat mempercepat penyidikan, dan saya akan beritahukan kebohongan Ahok selama ini,” ujar Lulung ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 17 Februari 2016.

Menurut Lulung, kebohongan Ahok yaitu terkait pernyataannya bahwa pembelian tanah RS Sumber Waras ada di dalam KUA-PPAS. Ternyata, lanjut dia, setelah penyelidikan audit investigasi BPK, evaluasi tentang APBD Perubahan 2014 hanya untuk membeli RS Sumber Waras sebagai RS Khusus Kanker.

Lulung menjelaskan, berdasarkan surat dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia Dirjen Keuangan Daerah 24 Desember 2014 ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta.

Pada halaman 21 Diktim 30 butir terdapat hal yang harus dievaluasi oleh DPRD dari Gubernur perihal kode rekening 1.02.001.03.613.5.2.3.01 Belanja Modal Pengadaan Tanah semula tidak dianggarkan, yang dianggarkan yaitu Rp800 miliar dalam kegiatan pembelian RS Sumber Waras sebagai RS Khusus Kanker.

“BPK telah meminta unruk memperbaiki itu. Namun Ahok mengabaikannya, bahkan dia berbohong bahwa lahan Sumber Waras ada di KUA PPAS, kenyataannya bukan lahan melainkan pembelian rumah sakitnya, inilah kebohongan Ahok selama ini,” ujar Lulung.

Selain itu, Lulung menilai Ahok juga harus mendapat sangsi karena mengabaikan surat dari Kemendagri tersebut.

“Pak Gubernur tidak menjalankan dan mengabaikan surat Kemendagri diberi waktu 7 hari untuk memperbaiki (APBD Perubahan 2014), dia bisa mendapat sanksi berupa pidana penjara atau denda sesuai UU nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan negara,” ujar Lulung. (feb)

(Visited 91 times, 1 visits today)
Kategori: CoverNews, Metro

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*