Ironis! Polri Lecehkan Presiden Dan Lebih Patuh Pada Megawati

megawati-jokowi

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri lebih dipatui Polri ketimbang Presiden Jokowi.

BeritaPrima, Jakarta - Sikap Kapolri Komjen Badrodin Haiti yang membangkang dari perintah Presiden Jokowi untuk melepaskan Novel Baswedan dianggap sebagai bentuk pelecehan.

Polri dinilai lebih tunduk kepada ketua umum partai politik pengusung Joko Widodo, terutama Ketua Umum PDIP Megawati Soekaroputri, dibanding perintah Presiden Indonesia. Padahal secara undang-undang, pimpinan Polri diangkat dan dilantik oleh Presiden.

‎Menurut Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Ade Irawan, posisi ini sangat memprihatinkan demi kelangsungan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di tanah Air. Apalagi bila lembaga kepresidenan terus terusan dilecehkan.

“Makanya presiden harus bersikap tegas. Kalau tidak, institusi Kepresidenan bisa dilecehkan terus karena perintahnya tidak dilaksanakan anak buah,” kata Ade Irawan‎, Jumat (1/5/2015).

Pernyataan Ade yaitu untuk menyoroti aksi penangkapan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan oleh tim Bareskrim Polri. Padahal sebelumnya, Presiden Jokowi sudah pernah memerintahkan tak ada kriminalisasi terhadap lembaga antirasuah tersebut.

Menurut Ade walau kekuatan KPK dalam memberangus koruptor masih tersokong oleh gerakan masyarakat. Namun itu akan sia-sia, bila pemerintahnya justru tak intens ikut mendukung lembaga pemberantas korupsi.

“Dukungan masyarakat masih kuat, tapi memang sekarang tantangannya lebih berat karena presidennya cuek,” tegas Ade. (dik)

(Visited 55 times, 2 visits today)
Kategori: Hukum

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*