Paska Kerusuhan, Ribuan Warga Papua Mengungsi

papua-knpb

Lebih dari seribu warga Kabupaten Yahukimo, Papua, mengungsi ke Mapolres Yahukimo dan rumah ibadah, pasca rusuh.

BeritaPrima, Papua - Lebih dari seribu warga Kabupaten Yahukimo, Papua, mengungsi ke Mapolres Yahukimo dan rumah ibadah, pasca rusuh yang dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Yahukimo, pada Kamis 19 Maret 2015.

“Para pengungsi itu, terdiri dari kaum perempuan dan anak-anak. Mereka ketakutan karena diancam oleh kelompok KNPB di Kabupaten Yahukimo,” ungkap Kapolres AKBP Ade Djadja Subagja saat dihubungi, Minggu (22/3/2015).

Ribuan warga yang notabene warga pendatang ini, juga mengungsikan harta benda mereka. Warga juga dikabarkan akan mengungsi ke luar Kabupaten, namun aparat setempat, kata Subagja, telah menjamin keselamatan mereka.

“Kami sudah berikan pemahaman kepada warga, supaya mereka tidak perlu khawatir dan takut, polisi di-back up Brimob dan TNI sedang bekerja dan menciptakan agar situasi tetap kondusif, kami juga sudah memberikan pemahaman kepada kelompok KNPB,” lanjut Subagja.

Sementara itu, pasca rusuh di Yahukimo, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kesehatan setempat, langsung menginstruksikan penarikan tenaga medis di wilayah tersebut. “Betul, memang saat ini situasi kurang kondusif. Dan para tenaga medis takut. Tapi kami sudah memberikan pemahaman kepada mereka, bahwa kami menjamin keselamatan swmua warga,” lanjut Subagja.

Sebelumnya, Kamis 19 Maret lalu, kerusuhan yang dilakukan oleh Kelompok KNPB wilayah Yahukimo pecah, pasca polisi membubarkan aksi unjuk rasa kelompok tersebut. Seorang anggota polisi luka parah akibat dikeroyok masa KNPB, satu senjata api jenis revolver milik korban dibawa lari oleh masa kelompok KNPB.

(ren)

(Visited 12 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*