Astaga! GoJek Temukan Ratusan Ribu Order Fiktif

gojek5BeritaPrima.com, Jakarta – PT GoJek Indonesia tidak akan menoleransi segala bentuk kecurangan pihak-pihak tidak bertanggung jawab terhadap program subsidi yang diberikan. Sayangnya, ada beberapa pihak yang kurang bertanggung jawab dan telah menggunakan kesempatan ini untuk melakukan kecurangan.

Perusahaan ojek online milik Nadiem Makarim ini pun melakukan analisis terhadap aktivitas mencurigakan ini selama beberapa bulan, dan seiring meningkatnya frekuensi kecurangan. Order fiktif ini, tidak hanya dilakukan oleh satu-dua drivier, melainkan puluhan ribu driver, dengan satu driver bisa membuat puluhan order fiktif.

“Semua akun driver yang terkena suspend kemarin sudah kami review secara menyeluruh, dan kami menemukan bukti bahwa driver tersebut telah membuat puluhan order fiktif menggunakan akun palsu,” jelas VP of Marketing Go-Jek Pingkan Irwin dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (1/12/2015).

Go-Jek mulai menggalakkan program subsidi untuk menaikkan jumlah order dan membantu kesejahteraan para driver Go-Jek di seluruh Indonesia. Dengan promosi ini, para pengguna dapat menggunakan semua layanan Go-Jek dengan harga yang terjangkau dan kami menyubsidi sisa tarif yang dibayarkan kepada driver.

Sayangnya, ada beberapa pihak melakukan kecurangan. “Kami memberikan peringatan bahwa Go-Jek tidak akan menolerir segala bentuk kecurangan dan akan segera mengambil tindakan,” ujarnya.

Meski demikian, Go-Jek tidak akan meninggalkan para driver yang telah melakukan pelanggaran, Go-Jek pun telah menyediakan tim untuk stand by di masing-masing kota untuk memproses para driver yang bersedia mengikuti prosedur untuk mengaktifkan akun mereka kembali.

“Kami menganggap serius masalah ini dan langkah ini telah kami ambil untuk memastikan bahwa hanya driver-driver terbaik dan jujur yang dapat menjadi bagian dari keluarga besar Go-Jek Indonesia,” terangnya. (feb)

(Visited 178 times, 1 visits today)
Kategori: Metro
Tags: #GoJek

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*